PEMERIKSAAN AKUNTANSI 1
Nama :
Virna Dhestira Permana
NPM :
27212607
Kelas :
3EB24
Jur/Fak : S-1 Akuntansi
Universitas
Gunadarma
2014
BIG
4 adalah kelompok empat firma jasa profesional dan akuntansi internasional terbesar, yang menangani
mayoritas pekerjaan audit
untuk perusahaan publik maupun perusahaan tertutup. Firma big 4 adalah sebagai
berikut :
1. Deloitte
Touche Thomatsu
2. PricewaterhouseCoopers
3. Ernst
& Young
4. KPMG
Audit secara garis
besar adalah :
·
Pemeriksaan laporan keuangan
·
Mengevaluasi dan mengumpulkan bukti
informasi
Evaluasi
informasi memiliki 2 sifat, yaitu :
1. Objektif à Laporan
Keuangan
2. Subjektif
à Sistem, Laporan
Lisan
·
Dengan kriteria yang telah ditetapkan
1. IFRS
2. PSAK
3. GAAP
(General Acceptance Accounting Priciple)
·
Oleh orang yang kompoten dan independen
Jadi,
Audit adalah evaluasi
terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit dilaksanakan oleh
pihak yang kompeten, objektif, dan tidak memihak, yang disebut Auditor. Tujuan Audit yaitu,
mengurangi resiko informasi.
Bukti-bukti
Audit
1. Kesaksian lisan (Klien)
2. Komunikasi tertulis dengan pihak luar
3. Observasi oleh Auditor
4. Data elektronik dan data lain tentang akuntansi
Jenis-jenis audit
1. Audit
operasional yaitu mengevaluasi efisiensi dan efektifitas operasional
organisasi. Contohnya, Audit organisasi gaji
Informasi : jumlah catatan gaji yang diposes
per bulan
Kriteria : standar perusahaan departemen
penggajian
Bukti-bukti : laporan kesalahan, catatan gaji dan
biaya pemrosesan gaji
2. Audit
ketaatan dilaksanakan untuk menentukan apakah pihak yang diaudit mengikuti
prosedur, aturan, atau ketentuan tertentu yang ditetapkan oleh otoritas yang
lebih tinggi Contohnya, perusahaan memperpanjang pinjaman di bank.
Informasi : catatan perusahaan
Kriteria : ketentuan perjanjian pinjaman
Bukti : laporan keuangan dan perhitungan audit
3. Audit
laporan keuangan dilakukan
untuk menentukan apakah laporan keuangan telah dinyatakan sesuai dengan criteria
tertentu. Biasanya kriteria yang berlaku adalah prinsip-prinsip akuntansi yang
berlaku umum, walaupun auditor mungkin saja melakukan audit atas laporan
keuangan yang disusun dengan menggunakan akuntansi dasar kas atau beberapa
dasar lainnya yang cocok untuk organisasi itu. Contohnya, audit laporan
keuangan BCA.
Informasi : laporan keuangan BCA
Kriteria : GAAP
Bukti : dokumen, catatan dan sumber bukti
dari luar
Jenis-Jenis Auditor
1. KAP
(Kantor Akuntan Publik), bertanggung jawab mengaudit laporan keuangan historis
yang dipublikasikan oleh semua perusahaan terbuka, kebanyakan perusahaan lain
yang cukup besar, dan banyak perusahaan serta organisasi non komersial yang
lebih kecil
2. Auditor
badan akuntabilitas pemerintah adalah auditor yang bekerja untuk Government
accountability Office (GAO) A.S, sebuah badan non artisan dalam cabang
legislative pemerintah federal.
3. Auditor
internal, dipekerjakan oleh perusahaan untuk melakukan audit bagi manajemen,
sama seperti GAO mengaudit untuk kongres. Tanggungjawab auditor internal sangat
beragam, tergantung pada si pemberi kerja.
Sebab-sebab resiko
informasi
a. Jauhnya informasi
b. Bias dan motif pihak penyedia
c. Data yang sangat banyak
d. Transaksi pertukaran yang kompleks
Cara mengurangi risiko
informasi
1. User
memverifikasikan informasi
2. Pengguna
berbagai risiko informasi dengan menejemen
3. Tersedianya
laporan keuangan yang kompleks
Jasa Assurance
Jasa
Assurance yaitu jasa professional independen yang meningkatkan kualitas
informasi bagi para pengambil keputusan. Jasa yang biasa disediakan yaitu Jasa Atestari,
dimana KAP mengeluarkan laporan yang reabilitas untuk pihak lain, dibagi
menjadi 5 yaitu :
a. Audit
atas laporan keuangan
b. Atesi
mengenai pengendalian Internal atas pelaporan keuangan
c. Review
laporan keuangan
d. Jasa
atestasi mengenai teknologi informasi
e. Jasa
atestasi lain yang dapat diterapkan pada berbagai permasalahan
Jasa Non Assurance
1. Jasa
akuntansi dan pembukuan
2. Jasa
pajak
3. Jasa
konsultasi menejemen
4. Audit
Lingkungan
5. Penilaian
risiko keuangan dan tindak illegal

