Pengumpulan
Data & Kutipan
Nama :
Virna Dhestira Permana
NPM :
27212607
Kelas :
3EB24
Fak/Jur : Ekonomi/S-1 Akuntansi
A.
PENGUMPULAN DATA
Pengumpulan data merupakan salah satu hal yang harus
dilakukan guna mencapai tujuan penulisan. Hal ini berkaitan dengan bagaimana
cara mengumpulkan data, siapa sumbernya, dan apa alat yang digunakan. Berikut
ini adalah 5 metode pengumpulan data :
1.
Wawancara dan
Angket (Kuesioner)
Wawancara merupakan sebuah
pertukaran informasi antara pewawancara dengan yang diwawancarai, perlu adanya
perencanaan dan tujuan khusus. bertujuan mendapatkan informasi dari
narasumber/informan untuk keperluan proses pengambilan maupun evaluasi
kebijakan publik.
Angket
yaitu daftar kuesioner yang dijawab secara tertulis oleh informan. Tujuan pokok
pembuatan kuesioner, yaitu :
a)
untuk memperoleh
informasi yang relevan dengan masalah dan tujuan penelitian.
b) untuk memperoleh informasi dengan reliabel dan validitas
yang tinggi. Hal yang perlu diperhatikan oleh peneliti dalam menyusun
kuesioner, pertanyaan-pertanyaan yang disusun harus sesuai dengan hipotesa
dan tujuan penelitian.
2.
Observasi dan
penelitian lapangan
Observasi
adalah pengamatan langsung kepada suatu objek yang akan diteliti, sedangkan
penelitian lapangan adalah usaha pengumpulan data dan infomasi secara intensif
disertai dengan analisa dan pengujian kembali atas semua data-data yang telah
dikumpulkan. Observasi bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang tepat mengenai
objek penelitian sehingga dapat disusun daftar kuesioner dan desain penelitian
pencermat.
3. Tes
Tes
adalah serentetan pertanyaan atau latihan serta alat lain yang
digunakan untuk mengukur keterampilan, pengetahuan intelegensi, kemampuan
atau bakat yang dimiliki oleh individu atau kelompok tersebut.
Ditinjau dari sasaran atau obyek yang akan
dievaluasi, ada beberapa macam tes dan alat ukur :
a)
Tes
kepribadian (personality test), yaitu
tes yang digunakan untuk mengungkap kepribadian seseorang,
seperti self–concept, kreativitas, disiplin, kemampuan khusus, dan
sebagainya.
b)
Tes
intelegensi (intellegence test),
yaitu tes yang digunakan untuk mengadakan estimasi atau perkiraan terhadap
tingkat intelektual seseorang dengan cara memberikan berbagai tugas
kepada orang yang akan diukur intelegensinya.
c)
Tes
sikap atau attitude test, yang sering disebut dengan istilah kala sikap,
yaitu alat yang digunakan untuk mengadakan pengukuran terhadap berbagai sikap
seseorang.
d)
Tes
minat (measures test), yaitu
tes yang digunakan untuk menggali minat seseorang terhadap sesuatu.
e)
Tes
prestasi (achievement test), yaitu
tes yang digunakan untuk mengukur pencapaian seseorang setelah mempelajari
sesuatu.
4. Dokumen
Data dalam penelitian kualitatif kebanyakan
diperoleh dari sumber manusia (human
resources), melalui observasi dan wawancara. Sumber lain yang bukan dari
manusia (non-human resources),
diantaranya dokumen (notula rapat, buku
harian, laporan berkala, dll), foto (untuk melukiskan suatu ekspresi objek
dan dapat menggambarkan situasi sosial maupun fenomena) dan bahan statistik (sangat membantu sekali
bagi peneliti dalam menganalisa data, dengan dokumen-dokumen kuantitatif ini
analisa data akan lebih mendalam sesuai dengan kebutuhan penelitian).
B.
KUTIPAN
Kutipan adalah salinan kalimat, paragraph atau
paendapat dari seorang pengarang atau ucapan orang terkenal karena keahliannya,
baik yang terdapat dalam buku, jurnal, baik yang melalui media cetak maupun
elektronik.
Menurut kamus besar bahasa Indonesia, mengutip
adalah mengambil perkataan atau kalimat dari buku atau yang lainnya. Mengutip
itu berbeda dengan plagiat. Plagiat adalah mengambil karangan-karangan atau
pendapat-pendapat orang lain dengan sengaja dan menjadikannya seolah-olah
karangan atau pendapat sendiri.
Dalam tulisan ilmiah, baik berupa artikel,
karya tulis, skripsi, tesis, dan disertasi selalu terdapat kutipan. Kutipan
adalah pengokohan argumentasi dalam sebuah karangan. Seorang penulis tidak
perlu membuang waktu untuk menyelidiki suatu hal yang sudah dibuktikan
kebenarannya oleh penulis lain, penulis cukup mengutip karya orang lain
tersebut.
v Tujuan Kutipan
1.
Sebagai landasan
teori
2.
Sebagai penguat
pendapat penulis
3.
Sebagai penjelasan
suatu uraian
4.
Sebagai bahan
bukti untuk menunjang pendapat itu
Hal yang harus diperhatikan oleh seorang
penulis :
1)
Penulis
mempertimbangkan bahwa kutipan itu perlu.
2)
Penulis
bertanggung jawab penuh terhadap ketepatan dan ketelitian kutipan.
3)
Kutipan dapat terkait
dengan penemuan teori.
4)
Jangan terlalu
banyak mempergunakan kutipan langsung.
5)
Penulis
mempertimbangkan jenis kutipan, kutipan langsung atau kutipan tak langsung.
6)
Perhatikan
teknik penulisan kutipan dan kaitannya dengan sumber rujukan.
v Fungsi Kutipan
Kutipan memiliki fungsi tersendiri.
Fungsi dari kutipan adalah sebagai berikut :
1)
Menunjukkan
kualitas ilmih yang lebih tinggi.
2)
Menunjukkan kecermatan
yang lebih akurat.
3)
Memudahkan penilaian
penggunaan sumber dana.
4)
Memudahkan
pembedaan data pustaka dan ketergantungan tambahan.
5)
Mencegah
pengulangan penulisan data pustaka.
6)
Meningkatkan
estetika penulisan.
7)
Memudahkan
peninjauan kembali penggunaan referensi, dan memudahkan penyuntingan naskah
yang terkait dengan data pustaka.
v Jenis-jenis Kutipan
Pada
umumnya jenis kutipan dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu :
1.
Kutipan
langsung (Direct Quotation) adalah
kutipan yang dilakukan persis seperti sumber aslinya, kata-kata yang digunakan
sama seperti bahan aslinya. Kutipan langsung biasanya digunakan
untuk hal-hal sebagai berikut :
·
Untuk
mengutip rumus atau model matematika
·
Untuk
mengutip peraturan-peraturanhukum, surat keputudsan, surat perintah.
·
Untuk
mengutip peribahasa, puisi, karyadrama, dan kata-kata mutiara.
·
Untuk
mengutip beberapa definisi yang dinyatakan dalam kata-kata yang sudah pasti.
·
Untuk
memgutip beberapa pernyataan ilmiah yang jika dinyatakan dalam bentuk lain
dikhawatirkan akan kehilangan maknanya.
Kutipan langsung dibagi menjadi 2,
yaitu :
1) Kutipan langsung pendek (short direct quotation) adalah kutipan langsung yang
panjangnya tidak melebihi tiga baris ketikan. Kutipan yang demikian dimasukkan
dalam teks dengan memberikan tanda petik dyantara bahan yang dikutip. Kalau
kutipan itu perlu dihilangkan beberapa kata atau bagian dari kalimat, maka pada
awal kalimat diberi titik tiga buah.
2) Kutipan langsung panjang (Long Direct Quotation) adalah kutipan langsung yang panjangnya
lebih dari tiga baris ketikkan. Kutipan tersebut diberi tempat sendiri, dalam
alinea baru yang berdiri sendiri, diketik dengan satu spasi, dan lebar jorokkan
kedalam dan kalimat pertama adalah tujuh ketukan huruf dari garis tepi yang
baru, sedangkan baris kedua dan seterusnya dimulai sesudah dua ketukan huruf
dari garis tepi kiri, serta tidak ditulis antara tanda petik.
Contohnya :
“Pustaka Java berisi ribuan (lebih dari 5000) kelas
beraneka ragam keampuhan. Kekayaan ini merupakan kandungan tersembunyi bahwa
penggunaannya dapat menghemat ratusan jam kerja. Keampuhan ini hanya dapat
dimanfaatkan bila kita rajin mencoba. Sebelum membuat solusi sendiri, coba
eksplorasi pustaka bahasa, mungkin telah diselesaikan” (Bambang Hariyanto,
Esensi-esensi Bahasa Pemrograman Java, 2007, Hal. 37-38).
2.
Kutipan tidak langsung (Indirect
Quotation atau paraphrase) adalah kutipan yang tidak persis sama seperti bahan aslinya.
Kutipan ini merupakan suatu ketikan pokok-pokok pikiran atau ringkasan
kesimpulan menurut jalan pikirasn dan bahasa pengutip sendiri. Kutipan ini
tidak dituliskkan diantara tanda petik, melainkan langsung dimasukkan dalam
kalimat atau alinea.
Kutipan
tidak langsung dibedakan menjadi dua, yaitu
:
1) Kutipan tidak langsung pendek (short indirect
quotation) adalah
kutipan tidak langsung yang terdiri dari satu alinea atau kurang.
2) Kutipan tidak langsung panjang (long indirect
quotation) adalah
kutipan tidak langsung yang terdiri lebih dari satu alinea.
Contohnya :
“Dalam karangannya, lembaga tersebut kembali
memperjelas bahwa panggalian tersebut hanya beberapa puluh meter dari masjid
Al-Aqsha, dan semakin hari penggaliannya akan semakin di tingkatkan hingga
mencapai kedalaman 10 meter, sampai ke area masjid Al-Aqsha
(Eramuslim.com,16/3/2010).”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar